Login With Facebook

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
Tampilkan postingan dengan label Pantun jenaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun jenaka. Tampilkan semua postingan

"100 LANGKAH MENUJU KESEMPURNAAN IMAN


Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa menghadap Allah (meninggal dunia), sedangkan ia biasa melalaikan Shalatnya, maka Allah tidak mempedulikan sedikit-pun perbuatan baiknya (yang telah ia kerjakan tsb)".
(Hadist Riwayat Tabrani)

Assalamualaikum wr.wb
Terlampir di bawah ini adalah kajian yang sangat bagus yang saya dapatkan dari akhwat kita, Sdri. Santi Shiva, mengenai
"100 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman", yang sangat bagus untuk diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Semoga bermanfaat.

100 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman :

1.            Bersyukur apabila mendapat nikmat;
2.            Sabar apabila mendapat kesulitan;
3.            Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
4.            Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
5.            Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;
6.            Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
7.            Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
8.            Jangan usil dengan kekayaan orang;
9.            Jangan hasud dan iri atas kesuksesan orang;
10.        Jangan sombong kalau memperoleh kesuksesan;
11.        Jangan tamak kepada harta;
12.        Jangan terlalu ambisius akan sesuatu kedudukan;
13.        Jangan hancur karena kezaliman;
14.        Jangan goyah karena fitnah;
15.        Jangan bekeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri;
16.        Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17.        Jangan sakiti ayah dan ibu;
18.        Jangan usir orang yang meminta-minta;
19.        Jangan sakiti anak yatim;
20.        Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;
21.        Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22.        Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23.        Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;
24.        Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid;
25.        Biasakan shalat malam;
26.        Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah;
27.        Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28.        Sayangi dan santuni fakir miskin;
29.        Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30.        Jangan marah berlebih-lebihan;
31.        Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32.        Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;
33.        Berlatihlah konsentrasi pikiran;
34.        Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35.        Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syetan;
36.        Jangan percaya ramalan manusia;
37.        Jangan terlampau takut miskin;
38.        Hormatilah setiap orang;
39.        Jangan terlampau takut kepada manusia;
40.        Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
41.        Bersihkan harta dari hak-hak orang lain;
42.        Berlakulah adil dalam segala urusan;
43.        Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
44.        Bersihkan rumah dari patung-patung berhala;
45.        Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
46.        Perbanyak silaturahmi;
47.        Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
48.        Bicaralah secukupnya;
49.        Beristri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
50.        Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
51.        Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
52.        Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;
53.        Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
54.        Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;
55.        Hormatilah kepada guru dan ulama;
56.        Sering-sering bershalawat kepada nabi;
57.        Cintai keluarga Nabi saw;
58.        Jangan terlalu banyak hutang;
59.        Jangan terlampau mudah berjanji;
60.        Selalu ingat akan saat kematian dan sadar bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;
61.        Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna;
62.        Bergaullah dengan orang-orang shaleh;
63.        Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
64.        Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;
65.        Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
66.        Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;
67.        Jangan membenci seseorang karena paham dan pendirian;
68.        Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
69.        Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuai pilihan;
70.        Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan;
71.        Jangan melukai hati orang lain;
72.        Jangan membiasakan berkata dusta;
73.        Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
74.        Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
75.        Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
76.        Hormati orang lain yang lebih tua dari kita;
77.        Jangan membuka aib orang lain;
78.        Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;
79.        Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
80.        Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
81.        Jangan minder karena miskin dan jangan sombong karena kaya;
82.        Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara;
83.        Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
84.        Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
85.        Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
86.        Hargai prestasi dan pemberian orang;
87.        Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;
88.        Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan;
89.        Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita;
90.        Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisik atau mental kita menjadi terganggu;
91.        Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
92.        Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;
93.        Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu, dan jangan   berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;
94.        Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita, sebelum dicek kebenarannya;
95.        Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
96.        Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;
97.        Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri;
98.        Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tantangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
99.        Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan;
100.    Jangan sukses diatas penderitaan orang lain dan jangan kaya dengan memiskinkan orang; 

Pantun Pembuka



Anak Bilah ujung kuala
Beras ketan jerami bukan
Dengan Bismillah kata bermula
Pantun kesehatan kami tuliskan

Beras ketan jerami bukan
Atas beranda  sarang tekukur
Pantun kesehatan kami tuliskan
Sebagai tanda cara bersyukur

Atas beranda sarang tekukur
Diikat erat ujung berkait
Sebagai tanda cara bersyukur
Jaga sehat sebelum sakit.


Di ikat erat ujung berkait
Angkut jala dengan sekuter
Jaga sehat sebelum sakit
Timbul gejala langsung ke dokter

Angkut jala dengan sekuter
Beserta pala juga sukun
Timbul gejala langsung ke dokter
Jangan pula pergi ke dukun

Beserta pala juga sukun
Bawa sukun tidaklah payah
Jangan pula pergi ke dukun
Sebab dukun tidak ilmiah

Bawa sukun tidaklah payah
Asal yakin kita lakukan
Sebab dukun tidak ilmiah
Tak mungkin bisa meyembuhkan


Asal yakin kita lakukan
Niat di hati itulah bekal
Tak mungkin bisa menyembuhkan
Obat diberi tak masuk akal

Niat di hati itulah bekal
Bagai nelayan di tengah lautan
Obat diberi tak masuk akal
Semisal ayan obatnya menyan

Bagai nelayan di tengah lautan
Nampak pelatuk sambar belanga
Semisal ayan obatnya menyan
Orang stoke disabur bunga.

Nampak pelatuk sambar belanga
Kancah berjungkit cendawan tumbuh
Orang stoke disabur bunga
Bagaimana penyakit nak sembuh


Kancah berjungkit cendawan tumbuh
Air yang bening di kayu raja
Bagaimana penyakit nak sembuh
Agar tak pening ke dokter saja.

Air yang bening di kayu raja
Batang para ditebang subuh
Agar tak pening ke dokter saja
Begitu cara kalau nak sembuh

Batang para ditebang subuh
Dengan rakit dibawanya
Begitu cara kalau nak sembuh
Tanya penyakit tanya obatnya

Berniat bukan makna terbelah
Dalam paya bertumpuk batu
Selebihnya serahkan kepada Allah
Sebab Dia maha penentu


Dalam paya bertumpuk batu
Anak dipilis pucuk kuini
Sebab Dia maha penentu
Termasuk menulis pantun ini

Anak dipilis pucuk kuini
Agar tak misai jemput semangat
Termasuk menulis pantun ini
Yang selesai sangatlah singkat

Agar tak misai jemput semangat
Dioles lama kanan dan kiri
Yang selesai sangatlah singkat
Waktunya cuma beberapa hari

Dioles lama kanan dan kiri
Biar yakin akan sembuhnya
Waktunya cuma beberapa hari
Tak mungkin bisa tanpa izinNya


Biar yakin akan sembuhnya
Alis dicukur sampai dahi
Tak mungkin bisa tanpa izinNya
Sembari bersyukur pada Ilahi

Alis dicukur sampai dahi
Cara santunnya malam Jum’at
Sembari bersyukur pada Ilahi
Semoga pantunnya bermanfaat.





PANTUN PEMBUKA ACARA

Melati kuntum tumbuh melata,
Sayang merbah di pohon cemara;
Assalamualaikum mulanya kata,
Saya sembah pembuka bicara.


Sayang kumbang mencari makan,
Terbang seiring di tepi kali;
Selamat datang kami ucapkan,
Moga diiring restu Ilahi.